warungwarung

Surabaya

In sumpit on January 19, 2011 at 2:49 pm

Pagi ini saya sarapan di airport, menunggu boarding ke Surabaya. Croissant raisin (mestinya ada kayu manisnya, tapi yg ini nggak) yg disajikan anget, jd agak lembek plus teh dalam gelas plastik motif batik:) *sigh*

Saya menghela napas bukan karena rasa roti yg ngak sesuai harapan, tapi karena mesti berangkat ke Surabaya.
Dalam 3 bulan terakhir ini saya sudah bolak2 ke Surabaya 3x. Dengan masa tinggal semalam atau dua. Dan setiap kali ke sana saya selalu berharap bisa menikmati kunjungan atau menemukan sudut2 menarik kota pahlawan ini, tapi ngak pernah tuh harapan saya terkabul. Ngak heran juga ponakan saya yg kuliah di sana doyan bgt pulang kampung.

Pagi ini saya juga berharap yg sama, tapi terus terang habis akal gmn caranya supaya terkabul. Mungkin ngak mungkin, tapi saya coba, meski sebenarnya ngak nyambung sama sekali, mengubah sedikit kebiasaan dari 3 keberangkatan sebelumnya. Mulai dari sarapan. Biasanya di rumah krn bnyak waktu sblm jadwal pesawat tiba, sekarang sarapan di airport, selain itu saya jg bosan dengan kombinasi susu + sereal atau nasi+telor, pernah berpikir untuk ngubah kombinasinya menjadi susu+nasi putih atau sereal +telor, tapi buru buru saya tepis pikiran aneh ini:)

Dan utk membuat suasana lain saya juga bawa baju hangat yg ada hoodnya. Sebelumnya saya tidak pernah bawa baju hangat mengingat Surabaya itu panas. Kali ini saya ingin berbeda:) eh sebenarnya ada alasan lain: kunjungan sebelumnya saya demam tinggi dan tambah parah pas mau pulang nunggu boarding di juanda. Saya menggigil dan meringkuk semelingkerlingkernya yg saya bisa di kursi panjang supaya bisa menahan dingin. Saya tidak bawa baju hangat. Di dalam pesawat juga gitu, menggigil. Mestinya saya bisa minta selimut, tapi males. Untungnya penerbangan ke Bali pendek, penderitaan saya tidak lama. Jadi hoody ini untuk buat suasana beda sekaligus jaga2 kalo sakit lagi (mudah2an ngak ya) dan kebetulan cuaca juga mendukung karena pagi ini gerimis. Jadi ngak keliatan aneh aneh banget duduk di konter makanan ini minum teh dan berkerudung:). Semoga 2 hal yg beda bisa membuat perjalanan kali ini menyenangkan. Ragu sih karena saya  sudah mulai merasakan kepala saya sakit sebelah begitu mesin pesawat dihidupkan.

Gun

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: