warungwarung

Sarapan

Sendok garpu sumpit adalah cerita tentang perjalanan tiga jutawan muda, yang banyakkkkk sekali disirikin orang karena kesuksesan mereka di dunia yang berhubungan dengan sendok, garpu, dan sumpit. 🙂

jangan heran nanti di blog ini banyak bener keanehan keanehan yang muncul, bisa tentang makanan, bisa tentang gimana proses pembuatannya, bahkan mungkin bisa tentang siapa yang menemani oknum tertuduh pada saat menikmai makanan tersebut, apakah dinikmati dengan sendok, garpu, sumpit, atau balik ke dunia tradisional makan dengan tangan kosong LOL.

mari kita lihat apakah Jeff, Gunawan, atau Inyo yang akan banyak mengalami hal hal indah ataupun indah sekali dengan mahluk mahluk yang berada disekitar sendok, garpu, dan sumpit.

pertanyaan terakhir…… adakah kudapan terakhir yang bisa dinikmati dengan sendok, garpu, atau sumpit diatas ranjang mereka?… well hanya Tuhan, para korban, dan mereka yang tahu 😉

love

Inyo Marhan, @inyomarhan

 

“Sendok, Garpu atau Sumpit” ? Atau “Sendok, Garpu dan Sumpit”? Tergantung kapan dan bagaimana memandangnya. Satu kata bisa merubah banyak arti.

Blog ini bercerita tentang bagaimana memandang setiap hal dalam hidup dengan kata. Terdengar serius dan membosankan? 🙂

Tentu tidak. 3 penulis di blog ini punya cara sendiri memandang sendok, garpu dan sendok. Punya cara tersendiri menggunakannya, Punya cara sendiri memanfaatkannya untuk mendapatkan pasangan, yang serius maupun yang ‘main main’. 🙂

Kisah dimulai hari ini ! Dengan sendok ? Dengan garpu ? Atau dengan sumpit? Atau tanpa ketiganya? Atau dengan ketiganya?

love,

Jeff @jeffkristianto

 

Ini adalah cerita tentang rasa. Tidak akan tidak pernah sama, mesti lidah berwarna sama. Rasa itu tidak sederhana, kolaborasi menarik antara mata, lidah dan otak, bahkan hati yang terkadang mengambil porsi lebih banyak.

Satu orang bisa menciptakan rasa yang  berbeda untuk satu hal yang sama, mungkin karena tempat, atmosfer, suasana hati atau karena senyuman peneman yang duduk di ujung meja. Bagaimana jadinya kalo rasa tercipta dari tiga orang yang berbeda, dengan latar belakang belakang yang berbeda? Sepertinya akan menjadi kisah menarik dan penuh warna di mana cerita membeli sebotol wine bisa menjadi narasi sebuah petualangan menaklukan cinta sang pujaan 🙂

Selamat membaca

Cinta,

Gunawan @nyomangunawan

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: